无可奈何 Pasrah
Explanation
无可奈何,指的是没有办法,只能这样了,表示一种无奈、无助的心情。它常用于描述面对困境或无法改变的事情时所产生的无能为力之感。
”Pasrah” berarti tidak ada cara lain, harus menerima apa adanya. Ini menunjukkan perasaan putus asa dan ketidakberdayaan yang muncul ketika menghadapi kesulitan atau sesuatu yang tidak dapat diubah.
Origin Story
在一个古老的村庄里,住着一位名叫老张的农民。他一生勤劳朴实,辛勤耕作,却一直过着贫困的生活。眼看着年迈的父母身体越来越差,家中却连一粒米都拿不出手,老张心急如焚。他四处奔走,向亲朋好友借钱,但得到的都是拒绝和无奈的摇头。老张绝望地坐在田埂上,看着夕阳西下,心中充满了无可奈何的悲伤。他不知道该如何解决眼下的困境,只能眼睁睁地看着父母的身体一天天衰弱,却无能为力。
Di sebuah desa kuno, tinggallah seorang petani bernama Lao Zhang. Seumur hidupnya, dia pekerja keras dan sederhana, bekerja keras di ladang, tetapi dia selalu hidup dalam kemiskinan. Seiring bertambahnya usia orang tuanya yang semakin tua, dia mendapati dirinya tidak mampu memberikan mereka bahkan sebutir beras pun. Lao Zhang putus asa. Dia berkeliling, meminjam uang dari kerabat dan teman, tetapi dia hanya menerima penolakan dan gelengan kepala yang tak berdaya. Lao Zhang duduk di tepi sawah dalam keputusasaan, menyaksikan matahari terbenam, hatinya dipenuhi dengan kesedihan yang tak berdaya. Dia tidak tahu bagaimana mengatasi situasi saat ini, dan hanya bisa pasrah melihat kondisi orang tuanya semakin memburuk.
Usage
无可奈何通常用于表达面对困境或无法改变的事情时所产生的无能为力之感,常与“只能”、“只有”、“不得不”等词语搭配使用,例如“无可奈何地接受了这个结果”、“无可奈何地放弃了这个计划”。
”Pasrah” sering digunakan untuk mengekspresikan perasaan ketidakberdayaan yang muncul ketika menghadapi kesulitan atau sesuatu yang tidak dapat diubah. Ini sering digunakan dengan kata-kata seperti ,
Examples
-
面对困难,我们不能无所事事,应该想办法解决,而不是无可奈何地接受
miàn duì kùn nan, wǒ men bù néng wú suǒ shì shì, yīng gāi xiǎng bàn fǎ jiě jué, ér bù shì wú kě nài hé de jiē shòu
Dihadapkan dengan kesulitan, kita tidak boleh pasif, kita harus berusaha menemukan solusi, bukan menerima dengan pasrah
-
对于这个结果,他已经无可奈何,只能接受了。
duì yú zhè ge jié guǒ, tā yǐ jīng wú kě nài hé, zhǐ néng jiē shòu le.
Dia pasrah dengan hasilnya dan hanya bisa menerimanya.
-
面对如此强大的对手,他们只能无可奈何地认输
miàn duì rú cǐ qiáng dà de duì shǒu, tā men zhǐ néng wú kě nài hé de rèn shū
Dihadapkan dengan lawan yang begitu kuat, mereka hanya bisa pasrah menerima kekalahan