避实击虚 Hindari yang kuat dan serang yang lemah
Explanation
避实击虚是一个汉语成语,意思是避开敌人的主力,攻击敌人的薄弱环节。也比喻在辩论或写作中,避开主要问题,攻击次要问题,或回避要害。
"Hindari yang kuat dan serang yang lemah" adalah idiom Cina yang berarti menghindari kekuatan utama musuh dan menyerang titik lemah musuh. Istilah ini juga digunakan untuk merujuk pada penghindaran masalah utama dalam debat atau tulisan dan menyerang masalah kecil, atau menghindari poin-poin penting.
Origin Story
公元前623年,晋楚城濮之战,晋文公采用避实击虚的策略,取得了决定性胜利。楚军主力在中军,实力强大,晋文公并没有与其正面交锋,而是先派兵攻击楚军右翼,这一翼是陈蔡联军,实力较弱。晋军迅速击溃楚军右翼,随后又击败楚军左翼,最后,楚军主力被前后夹击,大败而逃。此战,晋文公以少胜多,充分展现了避实击虚的战术精髓。晋军避开了楚军强大的中军,集中兵力攻击其薄弱环节,最终取得了全胜,奠定了晋国霸主地位。这场战争不仅以军事上的胜利告终,也为后世留下了宝贵的军事思想遗产,成为后世兵家学习和借鉴的经典战例。
Pada tahun 623 SM, selama Pertempuran Chengpu antara Jin dan Chu, Duke Wen dari Jin menggunakan strategi "hindari yang kuat dan serang yang lemah", mencapai kemenangan telak. Pasukan utama tentara Chu berada di tengah, kuat dan perkasa, tetapi Duke Wen dari Jin tidak menghadapi mereka secara langsung. Sebaliknya, ia pertama-tama mengirim pasukan untuk menyerang sayap kanan pasukan Chu, yang terdiri dari pasukan gabungan Chen dan Cai yang lebih lemah. Tentara Jin dengan cepat mengalahkan sayap kanan pasukan Chu dan kemudian mengalahkan sayap kirinya. Akhirnya, pasukan utama Chu, yang terperangkap dalam gerakan jepit, dikalahkan dan melarikan diri. Pertempuran ini menunjukkan inti dari "hindari yang kuat dan serang yang lemah". Tentara Jin menghindari pusat yang kuat dari tentara Chu, memusatkan pasukannya pada titik lemahnya, dan mencapai kemenangan total, membangun hegemoni Jin. Pertempuran Chengpu tidak hanya berakhir dengan kemenangan militer tetapi juga meninggalkan warisan pemikiran militer yang berharga bagi keturunan, berfungsi sebagai contoh klasik bagi ahli strategi militer.
Usage
这个成语主要用于军事战略,也常用于比喻其他方面的策略,例如:辩论、谈判、竞争等。
Idiom ini terutama digunakan dalam strategi militer, tetapi juga sering digunakan secara metaforis untuk strategi di bidang lain, seperti: debat, negosiasi, dan kompetisi.
Examples
-
面对强大的对手,我们应该避实击虚,选择薄弱环节进攻。
miàn duì qiáng dà de duì shǒu, wǒ men yīng gāi bì shí jī xū, xuǎn zé báo ruò huán jié jìng gōng
Ketika menghadapi lawan yang kuat, kita harus menghindari yang kuat dan menyerang yang lemah.
-
讨论问题要抓住重点,不能避实击虚,含糊其辞。
táo lùn wèn tí yào zhuā zhù zhòng diǎn, bù néng bì shí jī xū, hán hu hu qí cí
Saat mendiskusikan suatu masalah, kita harus fokus pada poin-poin penting dan tidak menghindari poin-poin penting dan berbicara dengan ambigu.