叫苦不迭 mengeluh terus-menerus
Explanation
形容人因遭遇困境或不幸而接连不断地叫苦。
Menggambarkan seseorang yang terus-menerus mengeluh karena kesulitan atau kemalangan.
Origin Story
话说唐朝时期,有个书生名叫李白,他从小就立志要考取功名,光宗耀祖。他寒窗苦读十年,终于参加了科举考试。然而,命运弄人,他屡试不第,一次又一次地落榜,心中充满了失落和苦闷。他把自己的全部身心都投入到学习中,日复一日,年复一年,他的头发都白了,可还是没有考中。他每天都对着镜子唉声叹气,觉得自己前途黯淡,叫苦不迭。 一次,李白在赶考的路上,遇到一位老禅师。老禅师看他愁眉苦脸,便问他原因。李白将自己的遭遇告诉了老禅师。老禅师听后,并没有安慰他,而是让他闭上眼睛,静静地感受周围的一切。李白闭上眼睛后,听到鸟叫声,闻到花香,感受到微风的轻拂,内心逐渐平静下来。老禅师说:"人生的道路很长,不能只盯着眼前的失败。你要学会从失败中吸取教训,继续努力,才能最终取得成功。"李白听了老禅师的话,豁然开朗,他不再叫苦不迭,而是重新振作起来,继续努力学习。最终,他通过自己的不懈努力,终于考中了进士。 从此以后,李白的人生道路不再坎坷,他以自己的才华和学识,为后世留下了许多千古名篇。他的故事告诉我们:人生的道路上充满着挑战,但只要我们永不放弃,就一定能够战胜困难,取得成功。
Dikatakan bahwa pada masa Dinasti Tang, ada seorang sarjana bernama Li Bai, yang sejak kecil bercita-cita untuk lulus ujian kekaisaran dan mengharumkan nama leluhurnya. Setelah sepuluh tahun belajar keras, ia akhirnya mengikuti ujian kekaisaran. Namun, takdir mempermainkannya, dan ia gagal ujian berulang kali, dipenuhi dengan kekecewaan dan frustrasi. Dia mencurahkan seluruh energinya untuk belajar, hari demi hari, tahun demi tahun, sampai rambutnya memutih, tetapi dia tetap gagal. Setiap hari, dia menghela nafas di depan cermin, merasa masa depannya suram, mengeluh tanpa henti. Suatu ketika, dalam perjalanan menuju ujian, Li Bai bertemu seorang biksu Zen tua. Biksu itu melihat wajahnya yang cemas dan bertanya alasannya. Li Bai menceritakan pengalamannya. Biksu Zen itu tidak menghiburnya, tetapi malah memintanya untuk menutup mata dan merasakan dengan tenang segala sesuatu di sekitarnya. Setelah Li Bai menutup matanya, dia mendengar kicauan burung, mencium aroma bunga, dan merasakan hembusan angin lembut, hatinya menjadi tenang. Biksu Zen itu berkata, "Perjalanan hidup itu panjang, jangan hanya menatap kegagalan di depan mata. Kamu harus belajar dari kegagalanmu, dan terus berusaha untuk akhirnya mencapai kesuksesan." Li Bai mendengarkan kata-kata biksu Zen itu, dan tiba-tiba mengerti. Dia berhenti mengeluh tanpa henti, dan bangkit kembali, dan melanjutkan belajar dengan keras. Akhirnya, melalui upaya tanpa henti, dia akhirnya lulus ujian kekaisaran. Sejak hari itu, jalan hidup Li Bai tidak lagi berbatu, dia meninggalkan banyak puisi klasik untuk generasi mendatang dengan bakat dan pengetahuannya. Kisahnya mengajarkan kita bahwa perjalanan hidup penuh dengan tantangan, tetapi selama kita tidak pernah menyerah, kita pasti dapat mengatasi kesulitan dan mencapai kesuksesan.
Usage
用于描写因遭遇困境或不幸而连连叫苦的情状。常用于口语。
Digunakan untuk menggambarkan keadaan terus-menerus mengeluh karena kesulitan atau kemalangan. Sering digunakan dalam bahasa lisan.
Examples
-
老板因为经营不善,赔了本,每天都叫苦不迭。
lǎobǎn yīnwèi jīngyíng bù shàn, péi le běn, měitiān dōu jiào kǔ bù dié
Bos mengeluh terus-menerus karena pengelolaan bisnis yang buruk.
-
面对突如其来的困难,他叫苦不迭,不知如何是好。
miàn duì tū rú qí lái de kùnnán, tā jiào kǔ bù dié, bù zhī rúhé shì hǎo
Dihadapkan dengan kesulitan yang tiba-tiba, dia mengeluh terus-menerus, tidak tahu harus berbuat apa.
-
听到这个坏消息,他叫苦不迭,脸色都变了。
tīng dào zhège huài xiāoxī, tā jiào kǔ bù dié, liǎnsè dōu biàn le
Mendengar kabar buruk itu, dia mengeluh terus-menerus, wajahnya berubah.